Kamis, 18 Mei 2017

Pertama kali Donor Darah

Pernahkah kamu membuat tantangan untuk dirimu sendiri? saya lumayan sering memberi challange untuk diri sendiri. Sudah sejak lama saya menantang diri untuk bisa Donor Darah. Donor darah, suatu hal yang membuat saya banyak mikir buat donor. Keinginan donor sudah timbul sejak lama, kurang lebih saat saya kuliah. Kebetulan Mbak Kost ada yang rajin donor darah. Tapi selalu maju mundur buat donor, selain parno sendiri takut ini dan itu, pernah suatu waktu saya sudah tekad bulat mau donor, ternyata pas diperiksa HB nya gak sesuai. Gagallah Donor.

Kali ini saya bertekad buat menaklukkan tantangan lama itu, dan konsen saya dengan kesehatan akhir-akhir ini cukup serius. Pengen berbagi dengan sesama dan hidup sehat. Nah Gaya hidup dengan Donor darah  merupakan pilihan yang ideal. Gak mau kalah juga dengan Adik yang sudah bolak balik donor, sebagai kakak saya merasa cemen, Akhirnya untuk memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Bulog yang ke 50 (Tepat saya bekerja) saya ingin memberikan hadiah yang istimewa dengan mempersembahkan hadiah yang istimewa yaitu darah ini (Bahasanya serem amat yak. haha) untuk Negeri, seperti Slogan para BUMN, BUMN hadir untuk Negeri. Dan pas momennya biar bisa dikenang kapan pertama kali donor darah.

Seminggu sebelum donor, saya sudah bersiap-siap (Ini kesannya lebay, tapi ini serius) saya gak mau ditolak lagi karena HB rendah atau tensi tinggi, ditolak itu menyakitkan cuy, haha kalau ini saya terlalu baper. Makan makanan kacang hijau, sayur dan banyak minum air putih. Seharusnya juga tidur yang cukup, tapi untuk poin ini sering dilanggar karena lagi senang-senangnya Ngegame suka lupa waktu. Bismillah saya sudah niat kali ini harus berhasil, dan tibalah di hari H, tanggal 12 Mei 2017 akhirnya saya bisa donor darah dengan sukses dan gak ada hambatan apapun. Ketakutan orang akan donor tidak terbukti, Donor darah itu gak sakit. Malah efeknya menyehatkan. Badan terasa ringan dan lebih bugar. 

Foto waktu Donor, saya minta teman kantor untuk nemenin dan motoin (Buat kenang-kenangan)

Sebelum donor kita diharuskan mengisi formulir
 
Alhamdulillah bisa Donor juga Akhirnya, abaikan wajah lebar dan kumus-kumus. :D

Wajah saya tutup, bukan karena nahan sakit, tapi karena faktor wajahnya lebar banget menuh2in layar. :D

Setelah Donor dapat hadiah dari PMI, keren kan.

Mau foto sekantong darah yang sudah di donor, keburu dimasukkan ke Box Penyimpanan sama mbak PMI nya. Ternyata donor darah itu bikin nagih lho. Saya jatuh cinta dengan donor darah, Tau kan gimana rasanya jatuh cinta? pasti pengen lagi dan lagi. Tantangan donor sudah teratasi maka tantangannya saya naikkan tingkatannya jadi rajin donor tiap 3 bulan sekali, semoga bisa jadi pendonor yang rajin dan sehat selalu.

Buat teman-teman yang masih ragu untuk donor darah, percayalah donor itu menyehatkan dan tidak sakit. Kita berbagi, tak selalu berbagi dengan harta benda dengan Sekantong darah saja sudah mampu menyelamatkan Manusia. Sangat Indah bukan? Mantapkan hati, mari berbagi ayo Donor Darah.


Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...