Rabu, 09 Maret 2016

Gerhana Matahari Total

Hari ini Rabu tanggal 9 Maret 2016, di beberapa wilayah Indonesia terlihat Gerhana Matahari total (Solar Total Eclipse). Salah satu Kuasa Allah Subhanahu wa ta’ala. Fenomena yang tidak sering kita temui, bahakan jedanya bisa bertahun-tahun lamanya.


Allah Subhanahu wa ta’ala berfirman:  

وَمِنْ آيَاتِهِ اللَّيْلُ وَالنَّهَارُ وَالشَّمْسُ وَالْقَمَرُ لَا تَسْجُدُوا لِلشَّمْسِ وَلَا لِلْقَمَرِ وَاسْجُدُوا لِلَّهِ الَّذِي خَلَقَهُنَّ إِن كُنتُمْ إِيَّاهُ تَعْبُدُونَ  
  
”Dan diantara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah malam, siang, matahari dan bulan. Janganlah kaliann sujud (menyembah) matahari maupun bulan, tapi bersujudlah kepada Allah yang menciptakannya, jika memang kalian beribadah hanya kepada-Nya.” (Fushshilat: 37)

Dari sahabat al-Mughirah bin Syu’bah, bahwa Nabi Shallallahu ’alaihi wa sallam  bersabda,

إِنَّ الشَّمْسَ وَالْقَمَرَ آيَتَانِ مِنْ آيَاتِ اللهِ لاَ يَنْكَسِفَانِ لِمَوْتِ أَحَدٍ, وَلاَ لَحِيَاتِهِ, فَإِذَا رَأَيْتُمُو هُمَا فَادْ عُوا اللهَ وَصَلُّوا حَتَّى تَنْكَشِفَ

”Sesungguhnya matahari dan bulan adalah dua ayat (tanda) di antara ayat-ayat Allah. Tidaklah terjadi gerhana matahari dan bulan karena kematian seseorang atau karena hidup (lahirnya) seseorang. Apabila kalian melihat (gerhana) matahari dan bulan, maka berdoalah kepada Allah dan sholatlah hingga tersingkap kembali.” (HR. Al-Bukhari no. 1043, dan Muslim no. 915)

Dari Ayat Qur'an dan Hadist diatas menyatakan bahwasanya dan sebaiknya sebagai Muslim yang harus kita lakukan saat terjadinya Gerhana adalah Berdoa dan menunaikan Sholat 2 Rakaat. Saya pun cukup tersentil dengan Status dari Ustadzah Irena Handono yang membuat saya terdiam dan merenungkannya kembali. 

Dan memang banyak kita amati, hampir disemua tempat yang merupakan titik sempurna terjadinya Gerhana, banyak orang yang adu selfie berlomba-lomba mengabadikan moment terbaik saat terjadi Gerhana, bahkan para pemimpin negara berbondong-bondong jadi yang terdepan menyaksikan moment Gerhana tanpa ada yang menunaikan Sholat Gerhana. Amat disayangkan, semoga suatu hari, kita dan terutama saya sendiri mampu menyikapi fenomena alam yang terjadi ini lebih Mendekatkan diri pada Allah Subhanahu wa taala, melepaskan Ego diri dan lebih Koreksi diri, merenungkannya, andai Allah menahannya tak tampak kembali. Astaghfirullahiladzim.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Mari Berkomentar. :))

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...