Senin, 10 Juni 2013

Gift From My Aunty

Akhir pekan yang lalu dan pekan kemarin saya menyempatkan diri (emang sebelumnya ga sempat-sempat karena malas melanda, oke ini alasan mengada-ngada saja.haha) merapikan kamar dan sekaligus bengkel saya bekerja baik kerja ngecraft dan kerja PR kantor yang sengaja saya bawa. Kenapa saya sampai niat bersih-bersih? karena dua alasan, yang pertama sudah tidak ada tempat untuk naruh barang, terutama buku-buku saya yang makin lama bertambah tapi tempatnya tak ado. dan alasan kedua, karena "rencananya" saya mau kedatangan tamu. tapi yang terakhir tidak terealisasi, karena kondisi yang tidak memungkinkan. Heuheuheuheu.

Saat kita beres-beres, pasti banyak menemukan barang yang sebelumnya kita cari tapi ga ketemu, akhirnya ketemu, dan juga menemukan barang-barang yang punya kenang-kenangan dengan kita. jadi serunya beres-beres itu adalah, kita semacam menemukan harta karun yang menarik, minimal menarik buat kita sendirilah, toh itu kamar-kamar kita (hmmm. bernada sewot sepertinya.. haha). Banyak barang-barang lama saya yang ketemu. Aaasssiiikkkk

Salah satu barang yang saya temukan adalah tempat pensil pemberian dari Tante Rika, diberikan waktu saya masih SD, kelas berapa saya lupa, pastinya sangat lama sekali barang ini diberikan. Dan termasuk salah satu barang yang punya makna sendiri buat saya. Kenapa bagitu? begini ceritanya, ini ada hubungan dengan saya yang suka dengan dunia craft, dunia kerajinan. Tante Rika adalah sepupu dari Ayah, kalau diingat kembali, saya suka dengan kerajinan tangan dari Tante Rika, Tante Rika yang mengenalkannya karena dia sangat kreatif, dizaman itu masih belum banyak kerajinan tangan macam sekarang, dimana membeli bahan-bahan buat ngecraft saja masih jarang. Keuntungan dari tante Rika, karena dia tinggal dikota besar, jadinya bisa dengan mudah mendapatkan banyak referensi. 
 
Dari Tante Rika inilah saya kenal dunia craft, dunia kerajinan, Tante Rika biarpun berasal dari keluarga yang mampu, Ayahnya (mbah Ghani) adalah Rektor Unair pada saat itu, tetapi dia sering membuat barang-barang aksesoris dan pernik-pernik dikamarnya dengan buatan sendiri. Itu yang membuat saya salut. Darinya juga saya mengenal kita harus bisa berfikir kreatif, jangan terlena dengan fasilitas yang ada. Dan hal ini baru saya sadari setelah saya besar, dan pastinya setelah menemukan barang pemberiannya.

Tempat Pensil Pemberian Tante Rika

Bagian Belakang Pensinya, tempat Pensil ini sudah bertahun-tahun, keliatan kan sudah mulai kotor berdebu.

Tante Rika memang memberi saya banyak ilmu, walaupun secara tidak langsung. Karena kami jarang bertemu, Tante Rika orangnya sangat pendiam tapi untuk kreativitas dia tidak bisa dibilang pasif. Dan dari tante Rika saya juga menjadi seorang filatelis. Setiap tante Rika dan keluarganya mengunjungi Kami, saya yang paling bersemangat, kenapa? karena pasti ada saat dimana tante rika mengajari saya dan adik menggambar dan macam-macam kegiatan lainnya. Juga Keluarganya selalu membawa oleh-oleh. Menyenangkan sekali. Salah satunya pemberiannya adalah tempat pensil, walaupun cuman sekedar tempat pensil untuk anak kecil macam saya dikala itu, tapi bisa membangun mimpi-mimpi saya ketika dewasa di dunia craft. Jika suatu saat tante Rika menemukan Blog ini dan membacanya, Terima kasih banyak telah mengenalkan dunia Kerajinan ini pada Arien. Pengen menjadi anak kecil lagi dan diajari olehmu semua tentang kerajinan. Apa tante Rika masih sering berkreasi? Ayo dishare dengan ponakanmu ini. Merindukan diammu, merindukan ajaranmu.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Mari Berkomentar. :))

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...