Rabu, 12 Februari 2014

Berangkat (Umroh Part 1)

Alhamdulillah, pertama-tama memang harus saya ucapkan syukur bertubi-tubi pada Allah SWT yang sudah memasukkan saya dalam list tamunya sebagai 'Umrotan". Gak nyangka bisa secepat ini bisa jadi "Tamu Allah" walaupun masih taraf Umroh bukan Haji, saya bilang Allah Maha Hebbbaaattttt. 

Postingan saya lumayan telat sejak kepulangan kembali ke tanah air, Karena beberapa hal dan baru bisa saya posting. Beberapa teman yang akhirnya tahu saya berangkat "Umroh" menagih "Oleh-oleh" sayangnya karena tas saya kecil dan tidak mungkin sebesar seperti haji, jadi cukup saya beri oleh-oleh cerita, InsyaAllah menjadi penyemangat untuk kita semua Ummat Muslim untuk bisa menjadi Tamu Allah berikutnya, dan yang sudah berangkat bisa mengurangi kerinduan akan Medinah Al Munawaroh dan Mekkah Al Mukaromah. Asli saya pengen kesana lagi, sangat Rindu dengan Atmosfir disana. Postingannya saya bagi beberapa part, untuk memudahkan penulisan. 

Saya berangkat Umroh berdua dengan Ibu, Awalnya kami berencana untuk berangkat bersama sekeluarga, hanya karena salah satu adik saya tidak mendapat ijin, jadi otomatis si bungsu juga tidak kami ikut sertakan juga biar gak sepi dirumah. Oia Keberangkatan saya dan Ibu untuk  Umroh ini dikarenakan tiap Ibu menonton Channel Mekkah-Madinah pasti bilang "Ebok, pengen kesana lagi" dan sekarang saya merasakannya. Setelah pulang, setiap adek saya menyalakan channel Mekkah Madinah, timbul rasa "rindu" untuk kembali kesana, dan saya pun mengerti kenapa Ibu begitu.
Singkat Cerita, Alhamdulillah uang saya terkumpul, dan Kami berdua pun berangkat, sayangnya saya belum mampu membiayai ibu Umroh, Intinya kami berangkat bayar sendiri-sendiri.hehe

Pertama kali manasik dan pertemuan dari biro perjalanannya, saya masih belum percaya, bahwa akan berangkat, dan baru 'Sedikit' Percaya waktu saya sudah ada di dalam bis dari Pamekasan menuju Surabaya. Kita berangkat tanggal 16 Januari 2014 jam 14.00 WIB dari Pamekasan, Antusias pengantar 'Jamaah Umroh' sangat luar biasa, disaat itu saya mulai yakin kalau saya akan menjadi salah satu "Tamu Allah ke Baitullah". Setelah diberangkatkan dari Pamekasan, rombongan Jama'ah Umroh dibawa ke Surabaya dan menginap di Asrama Haji Sukolilo, Karena pesawat kita berangkat Dini hari, dengan Asumsi Jamaah tidak kelelahan. Oia ada sedikit kejadian kecil yang membuat saya, ibuk dan beberapa teman sekamar kami di Asrama Haji Sukolilo Panik, rombongan sekamar kami ketinggalan bis ke Bandara Juanda. Ya Allah, ujianmu begitu Luar biasa. Alhamdulillah tidak beberapa lama panitia menjemput kami kembali ke Asrama. Dan Alhamdulillah untuk yang kesekian kali, Pesawat kita masih sangat lama yang mau terbang, jadi aman tidak jadi ketinggalan Pesawat.

Ini Beberapa Foto yang coba saya ambil selama Perjalanan :

Koper dan Tas Jinjing yang kita bawa, Oia, kita sengaja membuat tanda di Tas dan Kopernya. Ibuk saya berinisiatif mengunting Sprei yang ada dirumah dan menjahitkannya di tas dan Koper kita biar mudah mencarinya dan ini efektif sampai kita tiba kembali ke Rumah, mudah mencarinya. tipsnya kita bisa pakai apapun yang bisa kita ingat untuk penanda Koper dan Tas kita, Karena koper dan tasnya sama semua satu rombongan.

Suasana waktu Pemberangkatan, kebetulan saya dan Ibu telat datang jadi kita kebagian duduk di kursi paling belakang, Telat karena Ibuk cuman mau berangkat kalau adik bungsu saya sudah datang dari Sekolah. waktu Berangkat, Panitia memberitahu kami untuk memakai seragam biar mudah diindentifikasi. Seragamnya dipakai sampai kita tiba di Madinah.

Ibu Saya. ^____^

Pertama Kali naik pesawat :p agak norak jadi foto-foto, untung bawa camdig, jadi masih aman untuk foto-foto di atas pesawat, oia kita tidak langsung ke Bandara King Abdul Aziz, Jeddah. tapi masih Transit di Singapura, Naik Pesawat Air Asia. Air Asia Goes To Singapura

Di Atas Awan, Hore akhirnya saya naik pesawat juga. Norak ya? hehe tiap liat orang mosting-mosting foto-foto mereka di pesawat kayak gini, selalu Antusias, dan Alhamdulillah akhirnya bisa juga dapat momen kayak gini. Luar biasa bagus viewnya.

Pertama kali jadi WNA (Warga Negara Asing) haha noraknya masih belum selesai sampai disini.
Ternyata jadi tamu di negaranya orang cukup ribet juga ya, kita harus cek ke Imigrasian dulu. dan kadang masih ditanya-tanya, diliat-liat kayak penjahat saja. Mana pemeriksaannya juga bikin dongkol, Di Singapura ini dilarang keras membawa Air atau benda cair ke dalam pesawat, pasta gigi saja dilarang melebihi dari 100gr Menurut saya kurang manusiawi saja ya. Air mineral itu dimana letak kejahatannya? Ya mau gimana lagi, kita disini cuman numpang Transit juga. Lepas dari ribetnya pemeriksaan yang saya salut dengan Bandara Singapura ini. Fasilitasnya keren, benar-benar memanjakan tamu-tamunya. Banyak hal yang bisa kita lakukan disini. Ada Mall didalam bandara, cuman harganya jangan ditanya mahal sangat, tapi lumayan untuk memanjakan mata. Anak-anak difasilitasi menggambar dan mewarnai, malah ada foto Box yang nanti hasilnya di pamerin dilayar besar dimana hampir semua pengunjung bandara bisa lihat. Kerenlah. Bandaranya juga bersih dan rapih. Mau tidur-tiduran di Lantainya juga monggo, karena hampir semua lantainya pakai Karpet, cuman disini irit air, dimana-mana pakai tisue. hampir Semua jamaah pada ribet kalau ke toilet pake tissue kurang afdol katanya. haha

salah satu yang membuat saya salut dengan Singapura, mau ke Sisi bandara lainnya saja naek kereta kayak Trem gitu. sayang saya gak sempat foto bentuknya. ini gambar relnya.

ini dibagian dalamnya, sayangnya tempat duduknya minim sekali, mungkin karena perjalanan singkat jadi tidak banyak kursi didalam.

Salah satu bagian dari Changi Airport, rapi bersih dan nyaman, semua ketutup karpet

Bukan ikutan lomba gambar, salah satu fasilitas yang disediakan Changi Airport untuk Pengunjungnya.

Setelah menunggu kurang lebih 2-3 jam di Changi Airport, Singapura. dan kita pun naik pesawat tujuan berikutnya. Naik pesawat Saudi Airlines. pesawatnya lebih besar, pesawat untuk haji kata ibuk. makanannya enak-enak apalagi cakenya. yummy. Saudi Airlines Goes To Jeddah, Saudi Arabia

Perjalanan dari Singapura ke Jeddah membutuhkan waktu 9 Jam dengan perbedaan waktu yang cukup banyak dengan Indonesia. Karena berangkatnya sudah sore saya tidak sempat foto pemandangan dari luar dan kebetulan posisi duduk saya kurang strategis untuk foto-foto.(To Be Continued)

Baca :

Nb :
Semua foto dengan label 'www.boemiraya.blogspot.com" milik pribadi dan referensi bersumber dari www.google.com

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Mari Berkomentar. :))

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...