Kamis, 13 Februari 2014

Madinah Al Munawaroh (Umroh Part 2)

Assalamualaikum, Sudah baca postingan sebelumnya? belum? owh tak apo, nih silahkan baca postingan sebelumnya. (Klik Disini) Yang sudah baca, mari merapat dengan postingan bagian kedua ini. Hehe.

Di postingan sebelumnya saya menceritakan sedang perjalanan menuju Jeddah, Arab Saudi, semakin dekat dengan Impian semua Ummat Muslim, Mekkah-Madinah. Alhamdulillah setelah menempuh perjalanan selama 9 Jam di atas pesawat dan dalam rangka saya masih kategori Newbie naik pesawat, 9 Jam bukan waktu yang sedikit membuat pinggang gak santai. Demi melihat dan mendatangi Tanah Suci, saya rela dan tanpa disangka, setelah turun dari pesawat di King Abdul Aziz Airport, Jeddah, semua capek, ngantuk dan Bosan lenyap selenyapnya, langsung kembali segar bugar, cuman bedanya saya dan jamaah gak tau lagi bau badan kami seperti apa. Haha, Karena kami tidak mandi seharian, saking lamanya di jalan ya.Sesampainya di bandara rombongan kami sudah ada yang menunggu, semacam Guide kami selama melakukan perjalanan Umroh. Oia saya belum cerita, jumlah jamaah sekitar 72 Orang termasuk pembimbing yang ikut serta bersama kami dan terbagi dalam 2 bis, kebetulan bis yang membawa kami, bis yang memang diperuntukkan untuk jamaah Haji dan Umroh.

Sempet-sempetnya check-in Foursquare, Sekalian ngetes No. yang dibeli dibandara, nama perdananya "Mobily" :D

Waktu kami sampai di Jeddah masih masuk waktu Isya. Untuk Sholat, kami menjama'nya di masjid atau musholla di sekitar perjalanan dari Jeddah ke Madinah. Di bayangan saya saat itu antara Jeddah ke Madinah, Madinah ke Mekkah tu deket banget ya selama-lamanya dijalan paling 2 jam, ternyata menuju satu kota ke kota lainnya jauhnya lumayaaaaannnn. Dari Jeddah ke Madinah tu kira-kira sekitar 5 jam-an. Kesalahan saya gak ngitung, mungkin karena terlalu takjub ya bisa sampai kesana. jadi selama perjalanan naik bis, saya cuman bisa melongo liat pemandangan diluar, padahal saat itu malam hari dan otomatis gak keliatan apa-apa kan? semacam antusias berlebihan mungkin ya. Pemandangan diluar, sekilas yang saya lihat hamparan pasir dan gunung berbatu, kering, gersang.

Dari kejauhan masjid Nabawi sudah nampak berdiri Megah, Payung-payung di Pelataran Masjid, membuka lebar-lebar menambah keindahan Masjid Nabawi Pagi itu. Pesonanya membuat saya menangis gak nyangka saya bisa sampai dan melihat salah satu rumah Allah ini, untung saja karena masih gelap tidak ada yang tahu waktu itu saya nangis di dalam bis pada saat melihat Masjid Nabawi. Sesampainya di Madinah waktu menunjukkan saatnya Sholat Subuh, diatas bis saya lihat Antusias dan semangat orang-orang Tua muda, Anak-anak sampai dewasa, dengan berbagai bentuk Ras, suku bangsa berbondong-bondong menuju Masjid Nabawi. Hebat bukan, andai saja di Indonesia khususnya bisa seperti itu kurang lebih satu jam sebelum adzan Subuh, tepatnya Adzan pertama untuk panggilan sholat malam, Mereka sudah beramai-ramai berangkat menuju masjid untuk bisa sholat di Masjid berjamaah.  Karena kedatangan kami bertepatan dengan adzan Subuh jadi pembimbing dan jamaah memutuskan untuk sholat di Hotel saja, karena kondisi yang tidak memungkinkan juga untuk kami bergegas ke masjid, karena belum bersih-bersih dan kondisi kelelahan.

Jarak Hotel ke Masjid Nabawi, Alhamdulillah dekat sekali. Hanya beberapa blok saja. Kota Madinah yang rapi, Indah dan teratur. Semua bangunan dibuat serapi mungkin, tidak ada kabel-kabel yang menjuntai, tempatnya juga bersih ini tampak dari banyaknya petugas bersih-bersih disemua penjuru kota. Jadi tiap ada orang yang makan, pasti mereka ngikutin, bukannya mau minta, tapi mereka sudah antisipasi kalo-kalo kita buang sampah sembarangan, otomatis mereka akan membersihkannya segera. Di Madinah tidak saya temukan sepeda motor, karena menurut Ustadz yang mengantarkan kami, sepeda motor dilarang di Madinah, malah mobil jika sudah tidak layak pakai bisa langsung dibuang. Benar-benar dah. Penataan kota Madinah cukup terstruktur, antara perumahan, pertokoan dan tempat-tempat umum lainnya tidak jadi satu melainkan ada tempatnya masing-masing, misal di wilayah A khusus perumahan, Wilayah B khusus pertokoan dan begitupun seterusnya. Geografis Madinah yang Bergurun, bukit-bukit berbatu dan kering, tapi jangan salah Cuacanya dingin. Waktu saya kesana termasuk musim dingin, saya yang notabene gak suka pakai selimut atau jaket jadi berteman dengan semua itu. Dingin banget.

Beberapa Foto yang saya ambil selama di Madinah.

Check-In foursquare
Pada saat kami ke Raudhah, Raudhah adalah bagian di dalam masjid Nabawi. bangunan masjid Nabawi yang asli dibangun oleh nabi Muhammah SAW. Di Raudhah terdapat makam Nabi Muhammad SAW, Sayyidina Abu Bakar As Siddiq dan Sayyidinan Umar Bin Khattab juga terdapat bagian rumah dari Rasulullah serta ada Mimbar yang pernah dipakai Rasulullah. Raudhah juga sering disebut taman Surga, dan merupakan tempat yang mustajab untuk berdoa. Untuk lebih lengkapnya pembahasan tentang "Raudhah" bisa membuka link ini "Raudhah" Tak dipungkiri sangat sulit bisa masuk ke Raudhah. Saya dan Ibuk merasakan perjuangan yang berat untuk bisa sholat dan berdoa di Raudhah. walaupun saya tidak sempat Sholat, tapi Bisa membawa Ibuk untuk Sholat di Raudhah sudah membahagiakan buat saya. saya sempatkan Sholat di luarnya, saya yakin Allah pasti mendengar doa hamba-hambanya. Amin InsyaAllah.

Masjid Nabawi tetap mempunyai magnet walaupun terselip diantara gedung-gedung bertingkat.
 
Bagian dalam Masjid Nabawi, penuh dengan ukiran Kaligrafi Islam dan berlapis emas, Pilar-pilarnya tak bosan-bosan dibersihkan oleh petugas kebersihannya.

Nampang ma Ibuk, ne request Adek-adek.:D

Nenek Al-Jazaira, kami tidak sempat bertanya nama, ya kendala bahasa juga, hehe. nenek ini mengajari kami banyak bacaan Dzikir, beliau ini semangat sekali beribadah, selama di Masjid selain untuk sholat beliau juga mengaji dan berdzikir gak ada istirahatnya. malah beliau tidak suka kalo ada Jamaah masjid yang berisik dan tidak memanfatkan waktu di masjid dengan macam-macam Ibadah. dan nenek ini ke Masjid sendirian. Hebat ya nenek ini.
 
Jam dan monumen didepan Masjid Nabawi, Madinah sebagai penanda saya dan ibuk untuk memudahkan jalan pulang

Di depan Masjid Nabawi, kebetulan payung dipelantaran masjid sedang menutup.

saya dan Ibuk. :D Dingin Lho, dibalik mukena saya ga lepas jaket.

Senja di Madinah, Manisnyo.

 Selain payung di pelantaran masjid, bagian dari masjid spot yang tidak bisa dilewatkan yaitu kubah masjidnya, bisa dibuka tutup tergantung cuaca Madinah. hebat, saya sempat melihat pada saat dibuka, cuman sayangnya tidak sempat saya videokan. Pas buka gitu, gak ada suaranya, benar-benar Smooth. canggih sekali masjid Nabawi. dan pastinya betah berlama-lama disini.

Kubah kondisi tertutup


Kubah kondisi terbuka, dan momen ini waktu antara nunggu Maghrib ke Isya. untung masih sempat motret, sudah terpana duluan. Ibu yang mengingatkan untuk difoto.

Banyak burung dara di Masjid Nabawi
Banyak burung dara di Masjid Nabawi, biarpun begitu mereka gak pernah mengotori Masjid, MasyaAllah. burung saja bisa mengerti bagaimana memperlakukan tempat ibadah, bagaimana dengan kita? Oia, kita bisa memberi makan, disekitar masjid dijual pakan-pakan untuk burung ini. Dengan adanya burung Dara ini, menambah semarak dan Indahnya Masjid.

Berikut beberapa tempat yang saya kunjungi di Madinah selain Masjid Nabawi:

Masjid Quba, Sayang fotonya tidak begitu jelas.
Masjid Quba adalah masjid pertama yang dibangun oleh Rasulullah saw. pada tahun 1 Hijriyah atau 622 Masehi di Quba, sekitar 5 km di sebelah tenggara kota Madinah. Dalam Al Qur'an disebutkan bahwa masjid Quba adalah mesjid yang dibangun atas dasar takwa (Surat At Taubah:108).

Jabal Uhud,
Jabal Uhud adalah bukit yang dijanjikan di surga. Bukit Uhud atau Jabal Uhud (جبل أحد) adalah sebuah bukit di utara Madinah dengan ketinggian sekitar 1.077 meter. Bukit ini adalah lokasi pertempuran kedua antara Muslim dan pasukan musyrik Mekah. Pertempuran Uhud terjadi pada 23 Mac 625 Masehi, di tempat yang sekarang di barat laut Arab Saudi. Jika kita ingin melihat bukit yang ada di surga, maka ziarahlah Bukit Uhud. Nabi S.A.W. bersabda; Bukit Uhud adalah salah satu dari bukit-bukit yang ada di syurga. (H.R. Bukhari)

Karena waktu yang mepet, kami tidak sempat naik ke Jabal Uhud, hanya bisa menyaksikannya dari kejauhan, dan saya hanya bisa memotret dari dalam Bis. Lebih lengkapnya kisah tentang Jabal Uhud bisa klik di Link ini "Jabal Uhud"

Jabal Magnet
Jabal Magnet adalah tempat yang diberi nama oleh orang Indonesia dengan sebutan Jabal Magnet karena keunikannya. Saat kita mengendarai kendaraan roda empat di Jabal Magnet ini pada jalanan menanjak, mobil yang kita kendarai bisa berjalan sendiri tanpa menarik pedal gas. MasyaAllah luar biasa, ada beberapa referensi yang saya baca, mengatakan bahwa fenomena ini disebabkan karena "Ilusi Optik" terlepas dari itu seperti apa persepsi orang, saya tetap kagum dan takjub akan Kuasa Allah disini. Anehnya lagi hampir semua bukit di Madinah dan Mekkah, biarpun berbatu tapi tidak ada yang longsor. Semua batu-batu itu menyatu dengan bukit.

Salah satu Kebun Kurma
Kebun Kurma adalah areal atau wilayah yang memang dikhususkan untuk menanam dan membudidayakan kurma berbagai jenis dan harga. waktu saya datang bersama jamaah bukan masuk musim panen, jadi tidak bisa memetik dipohonnya, tapi jangan kuatir, biarpun belum musimnya, ada tempat yang memang diperuntukkan untuk membeli berbagai macam olahan kurma. Dan yang paling disukai Jamaah adalah sesi "Halalan" dimana kita bisa makan produk yang dijual sepuasnya tanpa harus dibawa pulang. Saya paling suka nongkrong 'Halalan" dibagian Kurma dan Cokelat. haha

Ibu mendadak jadi SPG di toko Kebun Kurma. haha

Tempat yang jadi favorite saya di toko kebun kurma "COKELAT" :))

Nah begitulah perjalanan saya di Madinah bersama Ibu dan Rombongan Nurul Hikmah, Suka duka kita lewati bersama. Menyisihkan lelah untuk segudang pahala yang ditawarkan dari Kecantikan Madinah. Perjalanan saya belum selesai sampai disini, Dipostingan Selanjutnya, InsyaAllah dilanjutkan. (To Be Continued)

Baca :
Berangkat (Umroh Part 1) 
Antara Madinah Al Munawaroh dan Mekkah Al Mukaromah (Umroh Part 3)

Nb :
Semua foto dengan label 'www.boemiraya.blogspot.com" milik pribadi dan referensi bersumber dari www.google.com

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Mari Berkomentar. :))

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...