Selasa, 31 Januari 2017

Januari 2017 : Roller Coaster of Life

Postingan akhir bulan pertama, Januari 2017

Tahu kah Roller Coaster? mainan yang memacu adrenalin, buat yang punya sakit jantung atau jantung lemah jangan coba-coba memainkan permainan ini, butuh nyali besar buat main wahana Roller Coaster. Menurut Wikipedia, Roller coaster adalah wahana permainan berupa kereta yang dipacu dengan kecepatan tinggi pada jalur rel khusus, biasanya terletak di atas tanah yang memiliki ketinggian yang berbeda-beda. Rel ini ditopang oleh rangka baja yang disusun sedemikian rupa. Wahana ini pertama kali ada di Disney Land Amerika Serikat. Anak zaman sekarang sudah pasti tahu atau bahkan main wahana ini, tapi kalau saya belum pernah, masih belum ada nyali buat naik, saya takut kacamata lepas kalau mainan Roller Coaster. (Alasan)


Postingan Akhir bulan pertama ini bukan mau bahas tentang Roller Coaster, saya mengambilnya sebagai kiasan untuk menggambarkan apa yang saya alami selama satu bulan, trus apa kaitannya dengan roller coaster? ada, karena kejadian yang saya alami di Bulan Januari ini seperti halnya Roller Coaster, benar-benar memacu adrenalin, seperti halnya Roller Coaster yang naik turun, kadang melesat naik sangat cepat dan tiba-tiba akan meluncur turun dengan cepat pula, bikin mengaduk-aduk Jantung. Begitu pun dengan hal-hal yang saya alami. Mengaduk-aduk menguras energi dan menyita pikiran.

Awal bulan, saya menyambut tahun 2017 ini dengan penuh rasa syukur, suka cita dan pengharapan yang besar. Allah Swt masih memberi kesempatan saya untuk makin baik lagi, rejeki yang halal dan berkah dan hal-hal baik lainnya mengikuti. Rencana demi rencana saya susun. Semua aman-aman saja dan masih berada di track sesuai rencana, sampai menginjak pertengahan bulan, semua langsung berubah, berbalik 180 derajat, saya harus dihadapkan dengan sebuah persimpangan jalan. Saat itu saya merasa, hidup ini seperti Roller Coaster, disaat saya melesat naik ke atas dan belum puas menikmati keindahan di atas tiba-tiba saya diluncurkan deras ke bawah dengan seketika. Saya siap tidak siap, saya percaya tidak percaya, saya ikhlas tidak ikhlas.

Memang benar manusia hidup itu akan selalu dihadapkan dengan banyak ujian, Ujian Allah akan terus kita hadapi dan lewati sampai ajal menjemput kita. Allah akan menguji sesuai batas kemampuan UmmatNya, saat itu saya memiliki keyakinan bahwasanya Allah percaya dengan kemampuan saya mengatasi masalah ini dan berjalan dengan baik-baik.  Hingga akhirnya perlahan dan belajar untuk menyadari, saya terlalu lupa diri, apa-apa yang terjadi dengan manusia semuanya adalah bentuk ujian, baik itu hal kesenangan maupun hal kesedihan. Semua itu adalah ujian, menguji seberapa kuat mental dan iman kita melewati ujian ini. 

Saya manusia biasa, penuh keterbatasan, saya manusia lemah yang pasti tertunduk sedih, saya pun manusia yang penuh khilaf. Pelan-pelan saya belajar dan memetik ibroh dari kejadian-kejadian yang saya alami. Janganlah mengharap apapun selain pada Allah Swt, Janganlah mengandalkan apapun selain pada Allah Swt, dan Janganlah bergantung pada apapun selain pada Allah Swt. Allah lagi, Allah nanti, Allah terus. Semua kembali pada Allah Swt.

Belajar Ikhlas itu sulit, belajar pasrah itu sulit, belajar sabar itu sulit. Tapi semuanya akan ada hikmah, buahnya dari keikhlasan, Kepasrahan, dan Kesabaran. Kita tak akan pernah tahu kemana akan berujung Hikmah yang akan kita dapatkan, setidaknya kita harus berusaha dan yakin Buah dari Hikmah itu segera kita rengkuh.

Tidak hanya itu saja, di Bulan ini harus menghadapi berbagai perpisahan, berpisah dengan adik-adik kost yang pindah kosan, padahal kita sudah mulai akrab satu sama lain, banyak interaksi diantara kami, walaupun perbedaan usia dan lingkungan. Ibaratnya sudah saling menemukan Chemistry. Sedih pasti, dimanapun setiap adanya perjumpaan pasti ada perpisahan, mau itu cepat atau lambat. Diharapkan atau tidak, Perpisahan juga dengan bos dikantor, karena ditempat kerja saya rolling kerja atau mutasi sangat cepat sekali, dan saya harus menyesuaikan kembali dengan bos baru. Belajar lagi, penyesuaian lagi. Berharap akan berjalan baik-baik dan semakin baik.

Januari Roller Coaster, kado terbaik yang Allah beri.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Mari Berkomentar. :))

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...